Milan Jinakan Lazio Malam Ini

AC Milan mengklaim kemenangan 1-0 dari Lazio pada laga lanjutan Serie A Minggu pagi-pagi sekali WIB. Setelah melulu meraih satu poin dari empat laga terakhir kemenangan ini sangat urgen untuk Milan. Laga ini paling menilai dalam perebutan empat besar klasemen Serie A musim ini. Milan yang sedang di peringka kelima mesti menang guna terus memburu AS Roma di peringkat keempat sekaligus menjauh dari kejaran Atalanta dan Lazio. Kemenangan ini pun mengantarkan Milan pulang ke zona Liga Champins di klasemen sementara.

Pertandingan dibuka dengan tempo tinggi Lazio berjuang meraih kemenangan guna menyamai posisi Milan di klasemen sementara. Milan sukses mendapatkan bola namun mereka kendala menemukan celah di pertahanan Lazio. Tak perlu waktu lama Lazio menakut-nakuti melaui Immobile di menit ke-9 beruntung Pepe Reina menciptakan penyelamatan gemilang. Lazio sudah mengupayakan pertahanan Milan di mula laga. Pertandingan berlangsung begitu intens kedua tim tidak sedikit terlibat dalam duel-duel fisik.

AC Milan Sukses Jinakan Lazio di Serie A Malam Ini

Milan lebih tidak sedikit menguasai bola sampai menit ke-15 namun mereka gagal mengejar ecelah untuk mencungkil tembakan. Sebaliknya Lazio selalu sukses menemukan teknik untuk mengerjakan serangan balik dan memaksa Reina bekerja keras. Tak melulu Immobile Joaquin Correa pun mendapatkan kesempatan di menit ke-22 sayang tembakannya melambung. Milan berbalik tertekan dan hanya dapat mengandalkan serangan balik perlu waktu 31 menit.

Borini mencungkil umpan pada Piatek yang menyodorkannya pada Suso sayang tembakannya masih melambung. Dua menit berselang Milan seharusnya dapat mencetak gol. Calabria mencungkil umpan silang dari kanan dan Piatek menyundul bola tepat di depan gawang sayangnya arah sundulan Piatek tidak cukup terarah dia terlihat menyesali kegagalan itu. Milan yang kendala di 15 menit mula mulai menakut-nakuti di 15 menit akhir pertandingan berlangsung begitu ketat dan cepat kedua tim sukses menciptakan kesempatan mencetak gol. Menit ke-42 Suso mencungkil umpan ke Calhanoglu yang lantas menemukan celah untuk mencungkil tembakan.

Sayangnya bola menyentuh pemain lawan dan berbuah tendangan sudut. Tak lama berselang giliran Lazio yang mengejutkan Immobile menerima umpan dari Alberto dan bermukim berhadapan satu lawan satu dengan Reina. Untungnya empiris Reina berkata dia memblokir ruang tembak Immobile yang memksa bola membentur tiang gawang. Memasuki babak kedua Milan mengupayakan meningkatkan intensitas serangan mereka Piatek langsung menakut-nakuti setialh menerima umpan dari Suso.

Lazio tak bermukim diam Caicedo sempat mengamcan di menit ke-66 melewati pergerakan Caicedo sayangnya ruang tembaknya terlampau sempit dan Reina sukses mengungggulinya. Gattuso tampak mengolah sistem di pertengahan babak kedua. Dia menggunakan susunan 3 bek dengan Borini dan Laxalt bermain sebagai wing back dan Suso diminta bermain di belakang Piatek. Milan seharusnya menemukan penalti di menit ke-76, namun VAR menggagalkannya.

Calhanoglu mencungkil umpan yang mengenali lengan Acerbi wasit menunjuk titik putih namun VAR menyaksikan Acerbi sedang di posisi pasif penalti juga ditarik kembali. Dua menit berselang Milan kesudahannya mendapatkan penalti kali ini sah. Durmisi berkelahi dengan Musacchio namun arah duelnya tidak berhasil menyentuh bola di angkasa wasit menunjuk titik putih. Tidak percuma Frank Kessie memanfaatkan penalti tersebut dengan balik. Tembakannya tidak sempurna namun Strakosha melompat ke arah yang salah Milan unggul 1-0 melulu di 10 menit terakhir di San Siro. Tidak tidak sedikit yang terjadi di saldo laga Suso hampir menggandakan kelebihan milan di menit ke-90 namun Strakosha tampil lumayan baik skor 1-0 memblokir kemenangan Milan.

Susunan Pemain Kedua Klub:

  • MILAN 4-3-3: Pepe Reina, Davide Calabria (67’Diego Laxalt), Mateo Musacchio, Alessio Romagnoli (68 Cristian Zapata), Ricardo Rodriguez, Franck Kessie, Tiemoue Bakayoko, Hakan Calhanoglu, Suso, Krzysztof Piatek (84 Patrick Cutrone), Fabio Borini
  • LAZIO 3-5-1-1: Thomas Strakosha, Luiz Felipe, Francesco Acerbi, Bastos (81 Marco Parolo), Romulo, Sergej Milinkovic-Savic, Lucas Leiva, Luis Alberto, Senad Lulic (74 Riza Durmisi), Joaquin Correa (48 Felipe Caicedo), Ciro Immobile

Leave a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *